Sepak Bola Dunia

  • July 29, 2020

FIFPro menyatakan bahwa mereka merasa frustrasi melihat penerapan standar kontrak pemain di Indonesia. Padahal, sudah menjadi kewajiban bahwa setiap klub untuk memastikan ada standar minimum gaji untuk setiap pemain. Setelah keluar kebijakan pemotongan dari PSSI akibat pandemi, pemain Liga 2 hanya mendapatkan 50 dolar AS (sekitar Rp737 ribu) dan nilai itu hanya 17 persen dari upah minimum. Sementara di Liga 2, seluruh atau 24 tim membayar penghasilan pemain antara 10 dan 15 persen dari kesepakatan.

Virus corona yang mulai muncul Desember 2019, tercatat telah menyebabkan 21. 315 orang meninggal dunia. Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) memang sudah mendorong kompetisi elite Eropa untuk merampungkan pertandingan sebelum 30 Juni 2020. Sayangnya, klub-klub yang tidak menerapkan kontrak dengan baik tidak disanksi oleh PSSI. Hal tersebut, kata FIFPro, membuat situasi banyak pemain semakin rentan di tengah krisis pandemi.

Jeda ini dapat digunakan untuk menyusun kalender yang manusiawi, lebih baik dan lebih adil. Tidak hanya melihat sepakbola sebagai komoditas sehingga tak peduli apapun kondisinya, pertandingan tetap berjalan. Bermain di negara yang aman dari virus corona justru akan makin mengancam keselamatan penduduk di negara tersebut jika para individu yang terlibat adalah seorang carrier. Musim lalu, pemain terbaik Liga juga berasal dar Brasil, yakni Renan Silva. “Tutupi hidung dan mulut Anda dengan siku atau jaringan yang tertekuk saat bersin atau batuk, ” kata Carli Lloyd pemenang Piala Dunia Wanita FIFA dua kali dari Amerika Serikat.

Dunia seakan-akan ditegur dan diberikan cobaan, seluruh hal yang kita cintai dan selalu kita lupakan betapa berharganya mereka saat hilang. Mata kita harus terbiasa menyaksikan stadion Sepakbola tidak dihadiri oleh sosok pemain nomor-12 yang selalu saja menjadi tulang rusuk dari keseruannya olahraga ini. Rumor ini sempat memukul kencang fans The Reds dan tim Liverpool yang seperti satu anak tangga lagi menjawarai Premier league yang mereka sudah nantikan dari 30 tahun yang lalu. Sudah sangat lama sekali publik Anfield bisa merasakan menjadi jawara Inggris lagi. Waktu luang ini bukan hanya diperlukan bagi pesepakbola dan klub, namun juga para pejabat federasi sepakbola.

India mengonfirmasi mereka lebih fokus ke Olimpiade dan terkendala biaya perjalanan yang mahal. Skotlandia termakan gengsi dengan hanya ingin ikut Piala Dunia kalau mereka menjadi juara British Home Championship 1949 (mereka hanya runner up). Italia bahkan hampir tidak mau ikut dikarenakan separuh skuad mereka tewas akibat tragedi Superga. Belum pulihnya negara-negara pasca perang membuat proses kualifikasi harus digelar seadanya. India, yang berada di zona Asia lolos tanpa bertanding dikarenakan Indonesia, Myanmar, dan Filipina menarik diri dari kualifikasi Piala DUnia 1950.

“Itu dimulai dengan tangan Anda, ” kata Alisson Becker, duta besar WHO untuk promosi kesehatan, kiper Liverpool FC dan Brasil, dan Kiper Pria Terbaik FIFA, 2019. “Harap sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air atau larutan berbasis alkohol. ” Bintang muda PSG ini adalah salah satu talenta tercepat sepakbola global, setelah memenangkan Piala Dunia dan beberapa trofi domestik dengan usia yang masih 21. Mantan direktur olahraga Liverpool, Damien Comolli memprediksi kalau harga pemain akan jatuh sekitar persen dari harga pasar. Sementara, aktivitas transfer secara keseluruhan, baik penjualan maupun pembelian, akan turun sampai 75 persen.

Hal serupa juga terjadi kepada Belgia, Syria, dan beberapa negara lain termasuk Argentina yang menolak main. Sempat vakum selama kurang lebih satu dekade karena Perang Dunia II, FIFA, dalam kongresnya pada 1946, berniat untuk menggelar kembali Piala Dunia keempat. Awalnya bukan Piala Dunia 1950, tetapi Piala Dunia 1949 dengan Brasil sebagai tuan rumah. Pemilihan Brasil sebagai tuan rumah disebabkan karena negara lain tidak mau menjadi penyelenggara dikarenakan belum pulih dari perang.

Bobbi

E-mail : admin@canneslionesses.com

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*